Selasa, 02 Oktober 2012

KEPENYIARAN

0 komentar

1.      Sejarah penyiaran
Berbicara tentang sejarah media penyiaran dapat dibagi menjadi dua era. Yang pertama adalah sejarah penyiaran sebagai teknologi yang ditandai dengan ditemukannya Radio oleh para ahli teknik di Eropa dan Amerika. Yang kedua era penyiaran sebagai wahana industri yang dimulai oleh Amerika Serikat. Pada bagian ini akan dijelaskan tentang sejarah penyiaran Dunia dan di Indonesia.
Sejarah media penyiaran dunia dipelopori oleh fisikawan jerman yang bernama Heinrich Hertz pada tahun 1887 yang berhasil mengirim dan menerima gelombang radio. Usaha itu kemudian dikembangkan oleh Guglielmo Marconi (1874-1937) dari Italia yang berhasil mengirimkan gelombang morse berupa titik dan garis dari pemancar terhadap alat penerima. Sinyal tersebut berhasil melewati samudra Atlantik pada tahun 1901 dengan menggunakan gelombang elektromagnetik.
Sebelum Perang Dunia I Reginald Fessendan dibantu perusahaan General Electrik Corporation Amerika berhasil menciptakan pembangkit gelombang radio berkecepatan tinggi. Disusul dengan ditemukannya tabung hampa atau audion yang mempermudah penerimaan gelombang radio.
Awalnya radio tidak begitu diperhatikan dan hanya digunakan sebagai alat transmisi. Yang menggunakan radio hanya pemerintahan dan militer untuk penyampaian informasi dan berita. Baru pada tahun 1909 radio dinilai memiliki manfaat yang sangat besar ketika informasi yang dikirimkan radio berhasil menyelamatkan seluruh penumpang kapal laut yang mengalami kecelakaan dan tenggelam.Pertama kali diproduksi radio kurang efisien untuk digunakan karena bentuknya yang terlalu besar dan membutuhkan listrik dan baterai yang berukuran ekstra. Kemudian tahun 1926 perusahaan manufaktur radio berhasil menyempurnakan bentuk radio yang lebih praktis. Tahun 1925-1930 tercatat sebanyak 17 juta pesawat radio terjual kepada masyarakat luas yang juga menandai dimulainya era radio dan penyiaran.
Pada tahun 1920 Frank Conrad di Pittsburgh AS iseng-iseng mendirikan stasiun radio dengan mendirikan pemancar radio di garasi rumahnya. Dia menyiarkan lagu-lagu dan berita pertandingan olahraga. Tanpa diduga ternyata masyarakat di AS begitu antusias. Kemudian stasiun raadio tersebut diberi nama KDKA yang masih mengudara sampai saat ini yang merupakan radio tertua di dunia.
Penyiaran di Indonesia
Tercatat pada tahun 1925 dalam pemerintahan Hindia-Belanda Prof.Komans dan Dr.De Groot berhasil melakukan komunikasi radio menggunakan stasiun relai di Malabar, Jawa Barat. Kemudian momen ini diikuti dengan berdirinya Batavia Radio Vereniging dan NIROM. Tahun 1930 radio amatir membentuk organisasi sengan naman NIVERA (Nedherland Indische Veregening Radio Amateur) yang menjadi radio amatir pertaman di Indonesia yang disahkan olehh pemerintah Hindia-Belanda.
Tahun 1945 seorang amatir tadio yang bernama Gunawan berhasil menyiarkan naskah proklamasi yang dibacakan oleh Ir.Soekarno. dengan pemancar buatan sendiri. Tindakan tersebut sangat berharga bagi bangsa Indonesia dan saat ini radio amatir tersebut disimpan di Museum Nasional Indonesia.
Akhir tahun 1945 sudah ada organisasi radio amatir yang menamakan dirinya dengan PRAI (Persatoean Radio Amatir Indonesia). Namun kelanjutanya tahun 1950-1952 radio amatir mulai mendapat ancaman dari pemerintah yang bersikap ekslusif dan represif. Sehingga pada tahun 1952-1965 radio amatir dibekuakan dengan UU No.5 Tahun 1964. Setelah runtuhnya rezim Orde Lama radio amatir mulai genjar kembali.
Tahun 1945 bediri radio RRI (Radio Republik Indonesia) yang diketuai oleh Dokter Abdulrahman, yaitu tepatnya pada tanggal 11 September 1945 yang tersebar di 6 kota. Berdirinya RRI merupakan hasil rapat yang dihadiri para mantan penyiar radio Jepang, selain itu tanggal 11 September juga menghasilkan deklarasi dengan sebutan Piagam 11 September 1945. Isinya adalah 3 butir komitmen komitmen dan tugas RRI yang dikenal dengan Tri Prasetya RRI, yaitu antara lain merealisasikan sikap RRI untuk netral dan tidak memihak pada satu aliran , keyakinan, partai maupun golongan tertentu (Morissan, 2008:1-9).


2.      Pengertian Penyiaran
Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknoligi, maka dunia Komunikasi dan Informasi juga mengalami peningkatan. Salah satunya adalah dengan Broadcasting atau penyiaran yang semakin hari semakin menarik minat serta perhatian khalayak luas. Martin Essin dalam Saktiyani Jahya 2006 menegaskan bahwa era saat ini adalah “The Age of Television” yang artinya broadcasting televisi telah menjadi sebuah kotak ajaib yang dapat membius para penghuni gubug-gubug reyot masyarakat di dunia ketiga. Televisi memiliki keunggulan yang menyebabkan para penontonya terbius dan terpaku selama berjam-jam hanya untuk menyaksikan siaran atau tayangan program-program yang ada.
Pengertian penyiaran atau broadcasting sendiri adalah suatu kegiatan didalam cara menyampaikan pesan, ide, hasrat, kepada khalayak dengan menggunakan fasilitas frequency. Dengan kata lain dunia broadcasting adalah merupakan suatu kegiatan penyiaran yang dilakukan oleh seorang penyiar (Eva Arifin, 2010:9). Sedangkan kata “siaran” berdasarkan Undang-Undang Penyiaran memberikan pengertian siaran sebagai pesan atau rangkaian pesan dalam bentuk suara, gambar atau suara dan gambar maupun grafis, karakter, baik yang bersifat interaktif maupun tidak yang dapat diterima melalui perangkat penerima siaran.[1]
Jadi secara luas pengertian penyiaran adalah kegiatan pemancarluasan siaran melalui sarana pemancaran dan atau sarana transmisi di darat, di laut atau di antariksa dengan menggunakan spektrum frekuensi radio (sinyal radio) yang berbentuk gelombang elektromagnetik[2] yang merambat melalui udara, kabel, dan atau media lainnya untuk dapat diterima secara serentak dan bersamaan oleh masyarakat dengan perangkat penerima siaran (Morissan, 2008:32).
3.      Syarat Penyiaran
Untuk dapat melakukan kegiatan penyiaran terdapat lima hal yang mutlak harus ada, jika salah satu diantara syarat tersebut tidak ada maka tidak bisa disebut dengan penyiaran. Berdasarkan urutan prioritasnya syarat tersebut yaitu :
1.        Harus tersedia spektrum frekuensi radio
2.        Harus ada sarana pemancaran
3.        Harus ada sarana perangkat penerima siaran (receiver)  
4.        Harus dapat diterima secara serentak atau bersamaan

4.      Proses Penyiaran
Agar proses penyiaran dapat terlaksana ditentukan oleh tiga unsur penting atau biasa disebut dengan trilogi penyiaran, yaitu studio, transmitter dan pesawat penerima gelombang. Dengan ketiga unsur tersebut maka proses penyiaran dapat diterima oleh receiver radio ataupun televisi untk kemudian dipublikasikan kepada audiens.   
Studio adalah dapur produksi informasi dan juga tempat penyiaran yang mengubah suatu gagasan ataupun program-program yang telah direncanakan menjadi bentuk pesan yang berupa gambar ataupun suara melalui suatu proses mekanistik untuk kemudian dikirimkan lewat transmitter, kemudian diterima oleh reciever yang berupa pesawat antena baru kemudian bisa dinikmati oleh audiens. Dalam studio dapat dibagi menjadi dua kategori, yaitu live event atau siaran langsung dan recording event atau program acara yang direkam.
Kemudian yang dimaksud transmitter merupakan sebuah alat yang berfungsi untuk mentransmisikan suara atau gambar dari studio dalam bentuk gelombang elegtromagnetik untuk dipancarkan melalui kabel atau optik.
Unsur yang terakhir adalah Pesawat Penerima adalah alat yang berfungsi mengubah gelombang elektromagnetik yang berupa sinyal menjadi bentuk pesan matang yang sudah bisa dinikmati.
Jadi proses penyiaran berawal dari komunikator  yang menjadi sumber pesan. Isi pesan tersebut kemudian disiarkan melalui stasiun penyiaran melalui tahap pemprosesan pesan di dapur studio dan transmisi. Baru hasil produksi atau isi pesan dapat didengar komunikan melalui pesawat radio atau televisi.
5.      Faktor Mendasar Menjadi Penyiar
Penyiar adalah ujung tombak kesuksesan suatu program acara radio atau televisi. Karena penyiar merupakan komunikator yang menyampaikan pesan secara langsung kepada komunikan. Oleh karena itu seorang penyiar harus memiliki cpabilitas dan kemampuan berkomuniksi yang baik agar pesan yang disampaikan dapat diterima secara benar. Adapun faktor mendasar yang harus dimiliki seorang penyiar yang baik antara lain sebagai berikut :
1.      Memiliki wawasan penyiar yang komprehensif baik secara formal ataupun informal di berbagai bidang.
2.       Memiliki hoby dan rasa seni. Karena dalam penyiaran kita tidak bisa lepas dengan yang namanya musik, dan sekali tempo penyiar berhadapan dengan penyanyi atau seniman lain sebagai narasumber.
3.      Memiliki skills dalam komunikasi, membaca naskah, olah vokal, menulis naskah, memilih genre musik yang tepat, gaya bicara dan juga kualitas suara yang mumpuni.
4.      Memiliki motivasi akan Visi dan Misi yang mengarahkan penyiar dalam bersikap.
5.      Seorang penyiar harus energik dan semangat. Hal ini akan berpengaruh besar terhadap ketertartarikan audiens.
6.      Memiliki integritas dan kredibilitas dam proses penyiaran ataupun saat reportase.
7.      Seorang penyiar harus memiliki kedisiplinan dan kepatuhan yang tinggi.
8.      Penyiar harus bisa melakukan tem works atau kerja sama dengan rekan-rekanya demi keberhasilan program penyiaran.
9.      Seorang penyiar dituntut kreatif dan selalu memiliki ide-ide segar yang menarik audiens.
10.  Memiliki tanggung jawab atau responsibillity serta dapat dipercaya. Bersikap proffesional.
11.  Memahami model-model komunikasi serata dapat menjiwai acara program yang dibawakan.
12.  Seorang penyiar harus bisa menguasai panggung dan menguasai emosinya.

6.      Teknik Penyiar Saat Siaran
Kesuksesan seorang penyiar bukan hanya karena kecakapanya dan suaranya yang indah. Tetapi juga dipengaruhi oleh keterampilan dan kecepatan berfikir saat proses siaran berlangsung, berikut ini adalah kriteria ketrampilan seorang penyiar :
1.      Dapat meluangkan waktu minimal 30 menit untuk prepare segala sesuatu yang dibutuhkan atau untuk latihan sebelum siaran.
2.      Dapat mempelajarai program acara yang akan dibawakan secara matang, terutama saat acara talk show. Penyiar harus bisa melakukan komunikasi efektif yaitu dengan cara melakukan pendekatan psikologis yang intens. Selain itu penyiar juga harus kompak dan saling sependapat dengan crew yang lain. Bisa juga menambahkan back sound acara yang sesuai jika talk show tersebut bersifat tematis.
3.      Dapat bertindak cepat dan tepat ketika terjadi suatu masalah baik teknis ataupun personal.
4.      Dapat bekerja sama dengan narasumber, operator, musik direction, dan kepala studio, serta menghormati segala keputusan yang telah disepakati bersama.
5.      Dalam acara talk show penyiar harus pandai-pandai merangsang narasumber untuk menjawab pertanyaan pendengar dan sebaliknya penyiar juga harus bisa merangsang pendengar untuk bertanya, sehingga komunikasi berjalan efektif.
6.      Dapat menentukan lagu-lagu tematis yang sesuai.
7.      Dapat melakukan teknik bicara At Libitum (didepan microphone) dengan tenang.


DAFTAR PUSTAKA

Morissan. 2008. Manajemen Media Penyiara: Strategi Mengelola Radio dan Televisi. Jakarta: Kencana.
Suprapto, Tommy. 2006. Berkarier di Bidang Broadcasting. Yogyakarta: Media Pressindo.
Arfin, Eva. 2010. Broadcasting To Be Broadcaster. Yogyakarta: Graha Ilmu.


[1] Lihat ketentuan Umum, Pasal 1, Undang-Undang No.32 Tahun 2002 tentang Penyiaran.
[2] Yaitu gelombang yang berfungsi untuk mengirim gambar dan suara dari satu tempat ke tempat lain.

HAPPINES THEORY

0 komentar

TEORI KEBAHAGIAAN
Pada artikel ini saya akan memaparkan sedikit tentang teori kebahagiaan berdasarkan peninggalan kebudayaan orang Yunani kuno. Tulisan ini saya share hanya sebagai penambah ilmu pengetahuan saja. Tidak ada maksud penyebaran paham ataupun doktrin yang mungkin para pembaca fikir tidak sesuai dengan ajaran agama. Jadi mohon kebijakan para pembaca sekalian untuk pintar-pintar memfilter informasi yang akan kita dapat.
Teori kebahagiaan dapat dikelompokkan menjadi dua term, yaitu Hedonisme dan Utilitarisme. Keduan adalah teori etika normatif yang ingin menjawab persoalan-persoalan mendasar tentang tujuan hidup serta bekal apa saja yang menjadi syarat untuk mencapainya. Para penganut hedonisme dan utilitarisme beranggapan bahwa satu-satunya tujuan hidup hanyalah untuk mencapai sebuah kebahagiaan dan berusaha untuk menjauhi rasa sakit.
Hedonisme berasal dari kata hedone dalam bahasa Yunani yang berarti nikmat atau kegembiraan . Para kaum hedonis, terutama Aristippos dan Epikuros memaknai hidup hanya untuk mencari nikmat dan menjauhi rasa sakit. Pada dasarnya gagasan hedonisme lahir sebagai teori yang menentang teori-teori sebelumnya yang terlihat kaku dan masih abstrak karena hanya menekankan pada suatu norma-norma yang mengikat tanpa eksplorasi dan direksi yang lebih mendalam. Para kaum hedonis menolak teori-teori norma dengan beranggapan bahwa tidak ada tujuan hidup yang lebih utama kecuali untuk mencari kebahagiaan dan untuk menghindari segala bentuk kesengsaraan. Pertanyaan kaum hedonis ini sebenaranya didasarkan pada teori hedonisme psikologis yang menerangkan tentang kodrat manusia hidup di Dunia akan cenderung bahkan bisa dikatakan pasti hanya untuk mencari kebahagiaan dan menghindari rasa sakit. Jadi menurut hedonisme psikologis ini manusia adalah mahluk yang sangat egois karena segala sesuatu didedikasikan untuk kepentingan yang menguntungkan dirinya sendiri.
Ternyata hedonisme juga menjadi salah satu teori etika yang telah disepakati oleh para filsuf-etikawan. Kenapa demikian? Untuk mengetahui alasanya kita perlu menilik sejarah salah seorang Hedonis yaitu Aristippos. Sepanjang hidupnya, dia memiliki seorang wanita penghibur yang sangat cantik, yaitu Lais. Dia mendapatkan kenikmatan yang tiada tara dari lais, sampai teman-temanya mengkritik Aristippos. Namun sang hedonis tersebut menjawab “ Saya memiliki lais, namun sedikitpun lais tidak memiliki saya” dari jawaban tersebut Aristippos ingin menegaskan bahwa manusia jangan sampai dikuasai oleh hawa nafsunya sendiri yang menimbulkan hal-hal irasional. Manusia harus tetap bisa mengendalikan hawa nafsu, ambisi, dan tetap bijaksana dalam usaha untuk mendapatkan suatu kenikmatan.
Persepsi Aristippos diperluas oleh Epikuros (341-270 SM) yang juga memandang tujuan utama manusia adalah mencari kenikmatan. Karena secara fisik, tubuh menusia merupakan dasar dan akar dari segala kenikmatan manusiawi. Namun Epikurospun tidak memungkiri akan adanya suatu kenikmatan  rohani yang dapat mengatasi kenikmatan badaniah. Menurut dia ada tiga keinginan manusia yang mendorong seseorang untuk mendapatkan kenikamtan. (1) Keinginan alamiah yang mutlak harus dipenuhi seperti makan dan minum. (2) Keinginan alamiah yang dapat ditinda, seperti ingin makan enak dan hidup mewah. (3) Keinginan yang arealistis atau tidak pasti dapat dicapai. Jadi menurut Epikuros hanya keinginan  alamiah mutlak saja yang perlu dipenuhi. Pun demikian, sekali lapgi dia tidak memungkiri akan adanya keinginan rohano atau ataraxia.
Dari pemikiran Epikuros tersebut ada hal istimewa yang perlu dicatat secara khusus, yaitu tentang pemikirannya akan hidup sederhana dan visi manusia terhadap hidup. Epikuros bermaksud menggaris bawahi tentang pola hidup sederhana, terbukti dengan penegasannya bahwa dia menganjurkan manusia untuk memenuhi satu keinginan saja yang dapat membawa kenikmatan maksimal, atau yang ia sebut dengan keinginan alamiah mutlak. Inilah yang menjadi karakteristik hedonis dengan kata kunci “sederhana”.
Atas dasar kesederhanaan itulah Epikuros memberi definisi “Orang bijaksana” adalah orang yang mampu membebaskan diri dari segala keinginan sehingga dapat mencapai ketenangan jiwa atau ataraxia. Betolak dari persepsinya tentang keinginan rohani kemudian Epikuros menganjurkan manusia untuk selalu memandang kehidupan sebagai suatu keseluruhan yang terdiri dari masa lampau, masa sekarang dan masa yang akan datang. Inilah inti dari gagasan henodisme hasil rintisan Aristippos dan Epikuros.


Minggu, 30 September 2012

IT'S ABOUT CYBER MEDIA

0 komentar
1.                  PENGERTIAN & SEJARAH KOMPUTER
Secara umum komputer adalah sebuah perangkat elektronika dari gabungan jutaan komponen yang berfungsi sebagai pengolah data menurut prosedur yang telah ditentukan, dari gabungan komponen tadi saling berkaitan membentuk sebuah sistem kerja yang menjalankan sebuah program secara otomatis berdasarkan urutan program yang telah di input sehingga menghasilkan informasi sesuai data dan program yang telah disediakan.
Sedangkan sejarah komputer bisa diklasifikasikan menjadi 5 fase. Fase yang pertama yaitu pada tahun 1940-1950 diawali dengan Keberhasilan Dr.John Maucly dan Presper Eckret yang menciptakan ENIAC dan ADVAC yaitu komputer generasi pertama dengan tabung vacum. Kemudian memasuki fase kedua pada tahun 1959-1964, berhasil menjadi mini komputer dengan transitor dan diode. Tidak hanya itu pada fase ini sudah ada media penyimpanan memory magnetik dengan bahasa mesin tingkat tinggi seperti cobol & fotran. Pada fase ketiga tahun 1964-1990 komputer menjadi mikrokomputer seperti Apple II, IBM PC dan Sinclair yang sudah menggunakan chip dan variant bahasa program seperti Pascal, BASIC. Fase sejarah komputer ke empat pada  tahun 90-an, pemprosesan dapat berjalan lebih cepat dan tepat sampai jutaan bit per detik dengan menggunakan chip, inilah masa lahirya supercomputer. Fase terakhir yaitu masa kini adalah komputer impian masa depan yang dapat melakukanun dan menyelesaikan pemprosesan pada waktu yang bersamaan (multi function & multi tasking).

2.                  PENGERTIAN & SEJARAH TEKNOLOGI
Saat ini gedjet menjadi salah satu kebutuhan yang cukup penting bagi setiap orang, bukan hanya sebagai sarana untuk mempermudah dalam berkomunikasi, tetapi juga sebagai sarana penunjang didalam berbagai bidang. Seperti politik, bisnis, life style, dan untuk pemenuhan kebutuhan manusia akan informasi. Terlebih lagi gedjet dilengkapi dengan internet yang dapat membantu manusia untuk menjelajahi dunia.
Gedjet hanyalah salah satu contoh dari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di era modern ini. Masih banyak teknologi-teknologi mutakhir yang menjanjikan efisiensi dan dan praktis. Seakan teknologi telah menjadi malaikat kedua yang sangat bermanfaat dan membantu manusia.
Teknologi sendiri dapat diartikan sebagai suatu proses pengembangan alat, benda, produk ataupun material-material lain kearah efisiensi dan sarat akan kemudahan sehingga berguna bagi pemenuhan kebutuhan ataupun solusi dari permasalahan manusia yang kompleks. Teknologi muncul karena adanya inovasi dari akal manusia yang mengintegrasikan objek-objek teknologi tersebut, sehingga teknologi bermanfaat bagi kelangsungan hidup khalayak luas. Teknologi ini memiliki sifat progresif yang akan terus berkembang dan tidak akan berhenti pada satu titik jenuh.
Sedangkan secara etimologi teknologi berasal dari kata “techne” yang berarti serangkaian cara yang rasional terhadap pembuatan objek, pengetahuan tentang prinsip-prinsip atau metode dan seni. Kata teknologi muncul pertama kali pada tahun 1706 di buku yang dipakai Philips yang berjudul “A Description Of The Arts, Especially The Machanical. “ Diperkirakan teknologi sudah ada sejak zaman Romawi kuno yang tercermin dari pemikiran dan kebudayaan masyarakatnya.


3.                  PENGERTIAN & SEJARAH INFORMASI
Seiring dengan perkembangan zaman tradisional ke suatu zaman modern, kebutuhan manusia juga semakin kompleks dan beragam. Bukan hanya terbatas pada kebutuhan yang bersifat fisik, tetapi juga non fisik menjadi suatu kebutuhan yang penting bagi manusia. Salah satunya yaitu kebutuhan manusia terhadap informasi.
Informasi menjadi sangat penting karena pada hakikatnya manusia adalah mahluk sosial yang memiliki rasa ingin tahu yang sangat besar. Lalu apa pengertian dari Informasi itu? Sejak kapan informasi dimulai?
Informasi adalah suatu data yang telah mengalami proses pengolahan, sehingga menjadi suatu fakta yang memiliki nilai, dapat memberikan penjelasan dan  bermanfaat bagi manusia. Disini terjadi suatu proses transformasi data menjadi informasi yang dipahami. Data sendiri dapat dipahami sebagai kesatuan abstraksi suatu kejadian yang nyata.
Sejarah munculnya informasi sebenarnya sudah ada sejak zaman purba sekalipun, dimana ada komunikasi dapat dipastikan ada informasi yang ingin disampaikan juga. Pada mulanya manusia bertukar informasi dengan bahasa yang dimengerti satu sama lain. Namun informasi dalam bentuk bahasa memiliki kekurangan yaitu mudah hilang dan tidak bisa disimpan. Maka dari itu muncullah informasi dalam bentuk gambar yang lebih tahan lama. Baru setelah gambar digunakan sebagai sarana penyampaian informasi, muncul huruf alfabet dan arabik yang semakin menunjang.


4.                  PENGERTIAN & SEJARAH KOMUNIKASI
Semua manusia hidup dengan bersosialisasi antara satu sama lain dengan berkomunikasi. Karena pada hakikatnya selain sebagai mahluk individu manusia juga memiliki peran mutlak sebagai mahluk sosial.  Bahkan komunikasi sudah ada sejak zaman manusia purba dengan menggunakan bahasa-bahasa yang mereka pahami. Baik verbal ataupun non verbal, seperti gambar telapak tangan. Mungkin inilah dimulainya sejarah komunikasi, sekalipun zaman purba adalah zaman prasejarah.Namun secara rasional komunikasi dimulai sejak dimulainya zaman sejarah.
Ada ratusan bahkan mungkin ribuan bahasa yang digunakan manusia untuk saling berkomunikasi, dengan catatan bahasa tersebut saling mereka pahami. Di era modern ini, bahasa Inggris telah disepakati sebagai bahasa komunikasi Dunia. Sekalipun tanpa bahasa lisan atau verbal, komunikasi tetap bisa berjalan dengan bahasa isyarat atau biasa disebut dengan bahasa non verbal. Jadi apa pengertian dari Komunikasi yang begitu urgen dalam kehidupan manusia?
Secara sederhana Komunikasi dapat diartikan sebagai suatu proses penyampaian informasi atau pesan dalam bentuk ide dan gagasan dari seorang komunikator (pengirim pesan) kepada seorang komunikan (penerima pesan), dengan tujuan memberi tahu, memberi pendapat, mengubah sikap ataupun perilaku komunikan baik secara langsung dengan lisan atau tidak langsung melalui media. Seperti penjelasan paragraf sebelumnya, komunikasi dapat disampaikan secara verbal dengan bahasa yang dimengerti kedua belah pihak, dan juga dengan bahasa non verbal atau bahasa isyarat.
Sedangkan secara terminologi Komunikasi berasal dari bahasa latin yaitu Communis yang memiliki arti membagi, keadaan biasa. Atau dalam artian komunikasi adalah suatu upaya untuk membangun kesepahaman satu dengan yang lainnya.


5.                  TENTANG IT
Pada penjelasan sebelumnya telah disebutkan betapa pentingnya informasi bagi manusia, sehingga informasi menjadi suatu kebutuhan yang harus segera terpenuhi. Untuk mempermudah mengakses informasi, kini telah berkembang IT atau Teknologi Informasi. Sehingga informasi yang dibutuhkan  dapat cepat kita akses dengan bantuan alat-alat yang berbasis teknologi informasi, tidak hanya terbatas pada komputer saja, tetapi juga alat lain seperti telepon, hp, TV atau peralatan elektronik yang lain. Lalu apa pengertian IT sendiri?
Teknologi Informasi (IT) bisa diartikan sebagai teknologi yang berfungsi sebagai pencari data, penyimpan data, pemroses ataupun manipulasi data untuk kemudian diolah menjadi suatu informasi yang berkualitas. Informasi yang dihasilkan oleh IT dapat berupa Audio Visual.

6.                  PENGERTIAN & SEJARAH ICT
Teknologi memang ilmu pengetahuan yang tidak akan pernah berhenti untuk berkembang. Tiap waktu pasti akan mengalami perkembangan demi perkembangan. Setelah kemajuan Informasi yang dapat diakses dengan mudah dengan bantuan teknologi, atau dengan kata lain Teknologi Informasi (IT), kini mnuncul lagi  ICT atau Teknologi Informasi Komunikasi yang tidak hanya mempermudah akses informasi, tetapi juga mempermudah dalam kegiatan berkomunikasi. Terlebih lagi ICT muncul ditandai dengan lahirnya internet.
Bisa dikatakan ICT merupakan gabungan antara IT dan Komunikasi.
Disini ICT atau Teknologi Informasi Komunikasi memiliki pengertian secara komprehansif yaitu segala kegiatan yang berhubungan dengan procecing, manipulasi, pengerjaan, atau transformasi suatu data (informasi) antar media. Lahirnya ICT ditandai dengan adanya perpaduan antara teknologi komputer dalam bentuk software atau hardware dengan teknologi komunikasi di abad ke-20 ini. Atau biasa disebut dengan konvergensi komputing dan telekomunikasi.
Lahirnya IT, ICT ataupun ICCT yang sekarang berkembang pesat menjadi teknologi informasi modern tidak bisa lepas dari sejarah berkembangnya Teknologi di dunia. Titik awal perkembangan ilmu pengetahuan teknologi sendiri bermula ketika Alexander graham bell berhasil menciptakan telepon pada tahun 1875. Kemudian berkembang dengan produksi jaringan telepon di amerika. Tidak berhenti sampai disitu, pada tahun 1910-1920 terwujud transmisi nirkabel dengan Radio AM. Sedangkan tahun 1940-1943 memasuki era teknologi informasi komunikasi audio visual, dan di tahun inilah komputer elektronik mulai beriperasi. Tahun 1947 dan 1957 ditemukan transitor dan rangkaian terpadu. Perang dingin antara Amerika Serikat melawan Unisoviet justru memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan IPTEK, karena kedua belah pihak berlomba-lomba menciptakan miniaturisasi elektronika untuk pengendali pesawat ruang angkasa. Sehingga pada puncaknya ditemukan sebuah microprosesor yang menjadi otak perangkat keras dan terus mengalami perkembangan sampai saat ini. Karena analog dianggap telah mencapai titik maksimal dalam pengembangan, maka saat ini beralih ke era digitalisasi yang menggabungkan antara digitalisasi telekomunikasi dengan perangkat komputer. Komputasi multimedia inilah yang menjadi progres di abad 21. Jadi dapat ditarik kesimpulan bahwa lahirnya ICT adalah karena berkembangnya teknologi elektronika yang semakin canggih.

7.                  TENTANG ICCT
Seperti pada penjelasan sebelumnya, teknologi tidak akan stagnan berdiam terus tetapi sebaliknya teknologi bersifat progresif yang selalu mengalami perkembangan. Setelah IT yang ditandai dengan pengembangan Informasi berbasis teknologi dengan peralatan elektronik dan ICT yang merupakan konvergensi teknologi komputasi dan komunikasi. Kini muncul lagi istilah baru yaitu ICCT (Information Colaboration Comunication Technologi). Kelanjutan dari perkembangan teknologi informasi komunikasi ini dapat ditandai dari perpaduan antara komunikasi informasi yang berbasis jaringan internet. Kolaborasi antara informasi komunikasi dengan media-media network melalui internet menjadi ciri khas ICCT. sehingga pelaksanaan informasi komunikasi menjadi lebih efisien, efektif dan praktis. Dapat diambil contoh seperti sosial network yang kini menjamur di masyarakat Dunia, terbukti dapat menjadi media berkomunikasi, sosialisasi, tukar informasi, media bisnis, politik, dakwah dan lain sebagainya yang tak mengenal batas ruang dan waktu. Karena dengan media sosial berbasis internet ini, semua orang diseluruh penjuru dunia dapat saling berkomunikasi dan berhubungan.
Selain itu, ciri khas dari ICCT ini memberi dampak pada ketergantungan manusia terhadap teknologi. Ketergantuan akibat dari kolaborasi dari perangkat teknologi yang ada, kemudian menjadi kebutuhan yang harus dipenuhi. Komponen-komponen dalam ICCT yang menyertakan perusahaan penyedia layanan internet yang populer untuk memberikan pelayanan hosting kepada pelanggan beserta dengan pemilik situs atau media tersebut. Bisa dikategorikan dalam jaringan cloud computing. Mengkolaborasikan perangkat yang ada kemudian dimanfaatkan melalui jasa layanan. Seperti menjamurnya media layanan operator sebagai bagian dalam kontribusi untuk mendapatkan layanan internet, tanpa harus melalui warnet, sudah tersedia modem, wifi atau lainnya yang bisa dengan mudah dikonsumsi oleh pemakai secara langsung.
           
                         

Kamis, 27 September 2012

KEBIJAKAN PENCITRAAN

0 komentar

Kebijakan Jangan Untuk Pencitraan
Setelah polemik naiknya harga BBM (bahan bakar minyak) reda, ternyata permasalahan tidak berhenti begitu saja, justru beban yang ditanggung oleh pemerintah semakin berat. Belum stabilnya harga Minyak Dunia memaksa pemerintah untuk mengeluarkan  dana yang extra dari APBN.  Sekalipun ICP (Indonesian Crude Price) akhir-akhir ini mengalami penurunan.
Alih-alih ingin memecahkan permasalahan tersebut, pemerintah berusaha mengeluarkan kebijakan tentang pembatasan konsumsi BBM yang justru tidak efektif dan efesien. Pasalnya mobil yang berkapasitas 1500 cc keatas dilarang memakai BBM jenis premium. Asumsi pemerintah adalah setiap mobil yang berkapasitas 1500 cc ke atas dimiliki oleh orang-orang kaya. Dan sebaliknya mobil yang berkapasitas dibawah itu dimiliki oleh rakyat menengah kebawah. Realitanya, banyak orang-orang kaya yang memiliki mobil dg kapasitas 1500 cc kebawah. Tak khayal kebijakan tersebut menimbulkan keresahan dikalangan masyarakat umum. Ada yang merespon positif maupun negatif.
Atas dasar petimbangan itu, ternyata pemerintah membatalkan kebijakan yang sudah dilontarkan. Hal seperti ini menunjukkan inkonsistensi dan ketidakmampuan pemertintah dalam mencari solusi. Memang pegendalian konsumsi BBM diperlukan, mengingat Indonesia yang sangat tergantung terhadap harga minyak mentah Dunia. Akan tetapi, juga tidak dibenarkan jika menarik ulur kebijakan yang telah ditetapkan, karena hal tersebut dapat menyebabkan ketidakpercayaan rakyat terhadap kredibilitas pemerintah.
Sebelum mengeluarkan suatu kebijakan, seharusnya pemerintah mengkaji dan mendalaminya supaya mendapatkan formulasi yang tepat.
Kegundahan pemerintah terhadap penetapan kebijakan ini juga terlihat pada rasa belas kasihan terhadap guru berpenghasilan sedang yang memiliki mobil wajib BBM pertamax. Selain itu pemerintah juga tidak menginginkan terjadinya konflik antara pembeli dan petugas SPBU.
Pada akhirnya pertimbangan seperti inipun memunculkan persepsi bahwa pemerintah berusaha melakukan pencitraan. Bayangkan saja, setelah beremeh temeh melontarkan gagasan yang sedikit banyak akan merugikan warga, kemudian pemerintah membatalkannya sendiri dengan alasan peduli terhadap rakyat. Walhasil rakyat jelata yang masih awam terhadap dunia politikpun akan menaruh simpati heroik terhadap pemerintah.